“aku rindu setengah mati kepadamu
sungguh kuingin kau tahu
aku rindu setengah mati” D’masiv – Rindu Setengah Mati
“Permisi”, kata seorang dari depanku. Sedetik kemudian aku melihat wajahnya yang bersinar dan indah. Aku terkagum. Dengan earphone yang terpasang di telinga, dan pakaian yang terkesan sangat casual dan santai, dan potongan rambut pendek membuat aku terdiam sesaat.
“I..i..ya??,” aku berusaha menormalkan nada suaraku yang terlihat sedikit grogi, “ada yang bisa dibantu?” lanjutku dengan nada yang masih sedikit grogi pikirku.
“Aku mau pak Lab Umum.” jawabnya manissambil menyodorkan kartu biru dan KTP.
“Oke..” kataku sambil mengambilkan kunci loker dan memasukkan namanya ke komputer di depanku.
Namanya Lusiana. Dia cantik, walaupun agak sedikit tomboy. Mahasiswa angkatan 2008, setahun di bawahku. Perawakannya cuek dan tidak terlihat neko-neko. Dan entah kenapa, pertama kali melihatnya aku seakan menemukan sesosok perempuan yang tidak pernah aku temui di Kampus ini.
Sambil terus tersenyum simpul tanpa sebab, aku meneruskan untuk memasukkan namanya di dalam komputer. Entah apa yang membuatku tersenyum saat itu, padahal baru saja aku mempunyai masalah yang membuat aku BT seharian. Apakah karenanya? aku juga tidak tahu.
Aku adalah Rony, seorang mahasiswa yang sedang menempuh kuliah di sebuah perguruan tinggi swasta di salah satu kota besar di Indonesia. Seorang yang biasa-biasa saja dengan perawakan yang, menurutku sendiri, kurang menarik. Aku berasal dari keluarga yang engga terlalu berada, sehingga membuat aku harus bekerja sebagai Mahasiswa Paruh Waktu di Pusat Komputer di kampusku. Pekerjaan yang menyenangkan karena di tempatku jaga selalu ada dia, Lusi, yang tiap hari selalu akan meminjam ruang Lab Umum di tempatku bekerja.
Aku tidak tahu mulai kapan aku seakan mulai terhipnotis dengan dia. Ceritaku diatas adalah pertemuan pertamaku dengan dia. Well, memang terlihat konyol, tapi itulah yang aku alami. Sejak saat itu, saat aku bertemu dengan dia, seakan-akan hari yang akan aku lalui semuanya indah.


Posted by bayusajalah on Februari 19, 2010 at 6:31 am
satu lusi biasanya dua belas biji…
Posted by dundhee on Februari 19, 2010 at 6:34 am
itu lusin bodoooooohhhhhh…!!!
beh.. sia2 minta comment lo..!! LOL
Posted by asreee on Maret 11, 2010 at 2:01 am
ya ampun
sampe bikin cerita lho yaa…ckckckckckckckck
segitunya kah den..
“sesosok perempuan yg ga pernah kutemui di kampus”?
lha aku ini menurutmu?hihihihihi
pake nama Rony lagi.
alibi!
Posted by dundhee on Maret 31, 2010 at 7:10 am
hahaha.. TERSERAH penulis donkk.. hehehehe..